7 dasar gaya desain

MENINJAU ART NOUVEAU
Gaya Art Nouveau berkembang pada masa 1892-1900, pertama kali terjadi di Belgia dan meyebar ke Eropa sampai Amerika dengan nama yang berbeda, seperti Jugendstill di Jerman, Liberty di Inggris, Style Moderne di Prancis dan lain-lain.Adapun pengertian Art Nouveau itu sendiri adalah sebuah aliran atau style seni rupa modern yang marak terjadi pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Eropa daratan. Seni rupa mengalami perkembangan yang cukup pesat, hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh-pengaruh budaya baru (juga didukung oleh industrialisasi, kolonialisme, urbanisasi, dll.). Karya Art Nouveau biasanya dicirikan dengan bentuk-bentuk plastis dan organis atau yang biasa kita sebut dengan kata sulur atau berbentuk seperti bunga karena gaya ini terinspirasi oleh alam yang natural , tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris dan lebih terkesan feminine (sebagai perbandingan: Art Deco yang geometris, kaku meski menggambarkan figur-figur hewan, bunga, atau manusia). Di arsitektur ada beberapa nama yang identik dengan Art Nouveau, misalnya kota Barcelona dan Katedral La Sagrada Familia yang identik dengan arsitek Antonio Gaudi (dokumentasi karyanya bisa dicari di toko-toko buku) dan C.R. Mackintosh. Art Nouveau dapat diidentikan dengan cita rasa seni bangunan yang eksentrik dan mahal mengingat tingkat kesulitan detail yang tinggi, belum lagi dengan penerapan bahan yang mahal. Sentuhan Art Nouveau dapat didapat dengan memajang lukisan Art Nouveau, seperti reproduksi poster-poster karya Mucha Alphonse (atau eksponen Art Nouveau lain: Klimt, Moreau, Munch, Toulouse-Lautrec). Berdasarkan informasi yang di dapat dari Liputan6.com, Washington DC: Museum National Gallery of Art di Washington DC menghadirkan kembali aliran art nouveau. Tidak tanggung-tanggung, 350 mahakarya mulai dari karya seni rupa pecah belah, lukisan, hingga seni ukir perabot dan arsitek digelar dalam pameran ini. Koleksi tersebut berasal dari 20 negara dan 80 museum di seluruh dunia.Setiap zaman pastilah terdapat beberapa tokoh yang membawa nama Art Nouveau menjadi terkenal, di antaranya yaitu seperti :- Hector Guimard- Louis Majorelle, - dan Francois Rupert Carabin turut hadir beserta mahakaryanya di hadapan publik Washington DC hingga 28 Januari 2001. Selanjutnya, pameran yang tergolong besar ini akan berlangsung di Museum Metropolitan Art Tokyo mulai 21 April pada tahun yang sama.Kurator Museum Victoria and Albert dari London, Paul Greenhalgh mengatakan, perjalanan seni dan budaya menembus waktu telah membuahkan hasil yang dramatis pada setiap pergantian abad. Mulai dari revolusi seni di Prancis pada abad ke-18. Dilanjutkan dengan perkembangan dramatis lansekap tahun 1900. Selanjutnya, memasuki tahun 2000 ini timbul aliran seni yang mampu meraih citra populer yaitu art nouveau. Gerakan seni yang lahir di Prancis seratus tahun silam ini sebenarnya masih tergolong muda dibandingkan dengan gerakan seni lainnya. Namun, menurut Greenhalgh, pengaruh art nouveau mampu mewarnai cara pandang dunia terhadap seni di masa jayanya. Karya-karya seni rupa itulah yang kini diseleksi sekelompok kurator seni di Amerika Serikat pada pameran akbar itu. Bila kita telisik lagi gaya art nouveau juga kini merambah di Negara kita Indonesia seperti yang dapat kita lihat pada pameran busana yang diadakan oleh Didi Budiharjo pada spring/summer 2005 di Jakarta Selatan yang menggabungkan panorama danau Kelimutu yang indah dengan menggunakan gaya Renaissance dan gaya Art Nouveau agar lebih terlihat romantis dan indah.
Sumber : -
http://en.wikipedia.org/wiki/Art_Nouveau- http://www.balipost.com/balipostcetak/2006/6/22/pr3.htm- http://www.properti.net/konsultasi/arsitek/tanyajawab.php?baca=detil&ke=82&p=1- http://www.sinarharapan.co.id/feature/Tren/2004/0803/tren01.html http://www.liputan6.com/luarnegeri/?id=1826
by: iun s
ART NOUVEAU DI JAMAN SKRG
artnouveaulampatpalaudelamusica_bar.jpg
Lampu2 dalam restoran restoran besar dan rumah2 orang2 menengah ke atas,gaya klasik artnouveau masi di gemari bahkan di tahun 2008 ini.
502038.jpg
Di taman taman dan jalan2 di eropa sana seni art nouveau masih di aplikasikan, kesan asri dan klasik tp tidak ketinggalan jaman memang salah satu daya tarik art nouveau ini.
artnouveau.jpg
Dalam pengembangan arsitektur juga art nouveau masi memegang peranan besar sedikitnya di tahun 2008 ini,rumah klasik masih di minati dengan sentuhan modern sangat aplikatif.
MENINJAU ART DECO
Art Deco Lahir di Paris 1925 pada sebuah pameran International Exposition des Arts Decoratifs. Pada pameran itu, ada dua pavilion yang lain dari peserta lainnya pada masa itu. Sampai-sampai ada pengunjung membuat lelucon bahwa kedua pavilion itu terbuat dari kotak-kotak peti kemas. Dengan style yang sangat kaku, geometrik, konstrukstif tipikal Rusia dan satu pavilion kecil sebuah majalah seni, L’Esprit Nouveau New Spirit), yang di desain oleh dua orang sepupu CharlesEdouard dan Pierre jeanneret yang dikenal sebagai Le Corbusier. Style ini adalah gaya yang berkembang karena kejenuhan masyarakat akan art nouveau yang dia
Art Deco adalah sebuah gerakan desain yang populer dari 1920 hingga 1939, yang mempengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fesyen, lukisan, seni grafis, dan film. Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an. Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra modern. Setelah Eksposisi Dunia 1900, berbagai seniman Perancis membentuk sebuah kolektif resmi, La Société des artistes décorateurs. Para pendirinya antara lain adalah Hector Guimard, Eugène Grasset, Raoul Lachenal, Paul Follot, Maurice Dufrene dan Emile Decour. Para seniman ini sangat mempengaruhi prinsip-prinsip Art Deco pada umumnya. Maksud perhimpunan ini adalah memperlihatkan tempat terkemuka dan evolusi seni dekoratif Perancis secara internasional. Wajarlah bila mereka mengorganisir Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes (Eksposisi Internasional untuk Seni Industri dan Dekoratif Modern) pada 1925, yang menampilkan seni dan kepentingan bisnis Perancis.Gerakan awal ini disebut Style Moderne. Istilah Art Deco diambil dari Eksposisi 1925, meskipun baru pada 1960-an istilah ini diciptakan, ketika terjadi kebangkitan kembali Art Deco

ART : ART DECO :decodaisies2.jpgp30413995.jpgartdecorichroyfx29full.jpg

art-deco.jpg

ART DECO DI TAHUN 2008

art-deco-facade.jpg

pintu apartemen di daerah sunnyside,art deco banget deh,eksentrik dan tampil beda masi aja di gemari di tahun 2008

p124904-miami-art_deco_district.jpg

di arsitektur juga perkembangan deco sangat baik di tahun2 mendatang…pengaplikasiannya mulai bervariatif

ART CRAFT MOVEMENT
Gerakan seni dan kriya atau lebih dikenal dalam bahasa Inggris sebagai art and craft movement adalah suatu gerakan pada akhir masa revolusi industri yang mementingkan komitmen kerja dan keindahan. Penganutnya menolak estetika yang dihasilkan oleh produksi secara massal, yang dianggap sebab utama hilangnya keindahan individual.Art and craft movement memberikan kesan kembali ke periode gothic, roccoco, dan renaisans. Salah satu ciri utamanya adalah karya seni dibuat secara individu oleh seniman dengan sentuhan artistik yang khas. Setiap karya digarap dengan serius dan teliti.Dengan adanya revolusi industri, bidang industri semakin berkembang. Berbagai jenis barang kebutuhan diproduksi dalam pabrik. Namun kualitasnya makin menurun dari hari ke hari. Sebagai reaksi dari keadaan tersebut, timbul suatu gerakan yang dinamakan ‘Art & Craft Movement’.Gerakan seni dan kriya atau lebih dikenal dalam bahasa Inggris sebagai art and craft movement adalah suatu gerakan pada akhir masa revolusi industri yang mementingkan komitmen kerja dan keindahan. Penganutnya menolak estetika yang dihasilkan oleh produksi secara massal, yang dianggap sebab utama hilangnya keindahan individual.Pelopornya adalah John Ruskin (1819-1900) dan William Morris (1834-1896). Ruskin melihat adanya ‘suatu yang hilang’, para seniman tidak lagi menikmati ‘proses produksi’, akibat pelaksanaannya yang terstandarisasi, sehingga dapat menghambat kreativitas para seniman. Penggunaan mesin dalam setiap proses produksi menghasilkan produk yang terstandarisasi. Gerakan Art & Craft ini memusuhi mesin, sehingga tiap produk yang dihasilkan merupakan buatan tangan hasil kreativitas para seniman.Art and craft movement memberikan kesan kembali ke periode gothic, roccoco, dan renaisans. Salah satu ciri utamanya adalah karya seni dibuat secara individu oleh seniman dengan sentuhan artistik yang khas. Setiap karya digarap dengan serius dan teliti.Art and Craft Movement ingin mengembalikan pada kaidah ‘recover humanity and beauty’. Karya-karya Morris sendiri banyak dipengaruhi oleh inspirasi Gothic Art, yang dianggap sebagai the culture of the God, berkesan glorious dengan sifat yang authorian (dengan kekuasaan/ authority tertinggi berada di ‘tangan’ Tuhan). Tema-tema gothic sendiri memberikan kesan dignity, religius serta menekankan pada harmoni. Hal ini akan segera tertangkap pada kediaman Morris yang terlihat ‘terinspirasi’ dengan bangunan yang menjulang, pemilihan bahan (batu bata merah) yang sangat harmoni dan selaras dengan rerumputan hijau di halaman yang lapang. Atau penggambarannya atas sosok ideal wanita pada masa tersebut yang lebih bermain pada distorsi (dengan memanjangkan kaki dan membuat sosok yang lebih kurus) yang sangat berlainan dengan sosok wanita ideal dari era renaissance yang lebih mengagungkan sosok yang padat dan berisi. Karya-karya pada Art and Craft Movement berangkat dengan gaya yang baru (new style) dengan inspirasi dari alam (nature) yang disederhanakan (simplified) serta ditampilkan dalam bentuk pattern. Produk-produknya juga merupakan kombinasi dari art dan craft (sesuai nama gerakannya) yang begitu memperhatikan kualitas. Art and Craft Movement menekankan pada produk-produk yang dihasilkan dengan tangan (hand made), meski untuk itu produk yang dihasilkan secara jumlah menjadi sangat terbatas. Itu dikarenakan gerakan ini anti mesin-mesin industri untuk membuat produksi yang lebih massal. Ini pula yang kemudian dianggap sebagai faktor yang membuat gerakan ini dianggap gagal.Contohnya : Red House (1859)Pembangunan Red House seluruhnya merupakan hasil kreativitas manusia, tanpa menggunakan mesin, pengerjaannya seluruhnya merupakan buatan tangan mulai dari sistem struktur sampai pada ornamen-ornamennya. Bangunannya masih tetap terdiri dari bentuk geometris sederhana, bangunan mulai metampakkan kesan “ringan”-nya degan adanya jendela lebar pada façade, yang dimungkinkan karena pergantian sistem struktur dari sistem dinding-pemikul ke sistem rangka. Tampilan ukiran mulai ditinggalkan, digantikan dengan bahan yang prafabrikasi. Portico kembali menyusut secara fungsional, dimana bentukan lengkung mash tetap dipakai, tetapi bukan sebagai bentkan yang dominan.
Klasifikasi
Secara garis besar, art and craft movement terbagi atas dua aliran besar, yaitu:1. Rasionaliasi desain oleh kalangan modernis-formalis Stilasi desain oleh kalangan stylish, yang kemudian melahirkan Art Nouveau
Contoh karya
· Cover majalah studio 1888 – tidak dikenal · Cover majalah “Craftsman” – Gustav Sticley Halaman buku “Morte’d Arthur” – Aubrey Breadsley
Contoh seniman
· William Morris · Owen Jones · Gustav Sticley · Aubrey Breadsley · Arthur Mc. Murdo · Adolf Loos Michael Tonet Sumber : - http://popartustd1a.wordpress.com/ by : IUN S

Konstruktivisme

Konstruktivisme adalah suatu aliran seni arsitektural yang diciptakan di daerah Rusia sekitar tahun 1919. Dalam aliran ini kemurnian dari suatu seni diabaikan dan lebih mengedepankan kepentingan sosial. Seni konstruktif pertama digunakan oleh Kazimir Malevich untuk menjelaskan hasil karya seni dari Alexander Rodchenko. Sedangkan Istilah Constructivism pertama kali digunakan oleh Alexei Gan dalam bukunya pada tahun 1922. Aliran ini sangat dekat dengan aliran modern lainnya yaitu Suprematisme yang geometrical dan dilukis secara murni diatas kanvas.

Seni para konstruktivis berkarakter pada keabstrakan dan modernitasnya. Konstruktivis lebih sering menciptakan hasil karya yang geometrical, simple, dan lebih eksperimental. Namun mereka jarang sekali menghasilkan karya yang emosional. Dalam pengerjaannya, konstruktivis lebih banyak menggunakan media baru. Dalam konteks karya yang dibuat konstruktis Rusia tersebut sebenarnya memiliki arti yang sangat penting, yaitu mereka menolak kelamnya masa lalu (yang telah terjadinya perang dunia 1) dan menginginkan dunia kearah persatuan, damai, dan saling mengerti satu sama lain.

Di Moskow pada tahun 1919 didirikanlah suatu sekolah seni dan desain untuk memfokuskan aliran konstruktivisme bernama VKhUTEMAS. Namun setelah beberapa lama Naum Gabo menetapkan pengajaran sekolah tersebut lebih politis dan ideologis daripada membuat suatu hasil karya seni itu sendiri.

Dalam teori dan praktek konstruktivisme baru dibahas pada tahun 1920-1922 oleh kelompok konstruktivis yaitu Liubov Popova, Alexander Vesnin, Rodchenko, Varvara Stepanova, dan para teoris Alexei Gan, Boris Arvatov dan Osip Brik di INKhUK (Institute of Artistic Culture). Dalam pembahasan ini ditemukan definisi konstruktivisme, yaitu aliran yang merupakan kombinasi dari faktura (objek-objek media khusus) dan tektonika (tampilan luar karya).Pada awalnya untuk menghasilkan karya konstruktivisme, harus dibuat suatu karya 3 dimensi sebagai langkah pertama. Namun di waktu berikutnya konstruktivisme juga diciptakan dalam bentuk 2 dimensi seperti buku-buku dan poster.

Beberapa tokoh konstruktivisme :

Gustav Klutsis

Soerang profesor teori warna di di sekolah seni dan desain VKhUTEMAS ari tahun 1920 hingga sekolah itu tutup pada tahun 1930. Selama hidupnya, ia mengajar, menulis dan menciptakn karya politis untuk negara Soviet. Dalam karyanya, ia sering menggunakan propaganda sebagai latar.

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\250px-Long_live_the_universal_October_-_Klutsis_-_1933.jpg\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\120px-Kluts_stal.jpg

Poster karya Gustav Klutsis Long live the worldwide October

Vladimir Tatlin

Tatlin banyak menginspirasi para konstruktivis dari karyanya Model for the 3rd International Tower

Hasil karya Tatlin ini menggambarkan suatu kesempurnaan atau idealitas dari keabstrakan, fungsional,dan keefektifan suatu utilitas. Bangunan ini terbuat dari materi besi, plastik dan kabel yang tahan lama dan mempengaruhi perkembangan teknologi arsitektural.

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\artdoc1.jpg

Model for the 3rd International Tower

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\Vladimir_Grigorievich_Shukhov_great_Engineer_1890.jpgVladimir Sukhov

Vladimir Sukhov adalah seorang ilmuwan dan arsitek dari Rusia yang banyak menghasilkan penemuan penting dalam bidang desain perindustrian, yang terbukti dari karyanya yaitu Shukhov cracking process, oil reservoirs, jalur pipa, hyperboloid tower, dan masih banyak lagi.

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\200px-Russian_Cracking.jpg\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\260px-Shukhov_tower_shabolovka_moscow_02.jpg

Sukhov Tower Shukhov cracking process

El Lissitsky

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\200px-El_Lissitzky_self_portrait_1914.jpg

Seorang desainer, fotografer, guru, dan tipografer dari Russia yang banyak mempengaruhi beberapa aliran seni seperti Bauhaus, konstruktivisme, dan De stijl. Dia banyak menghasilkan karya eksperimental dengan teknik dan style suprematisme yang sangat dekat dengan konstruktivisme.

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\180px-Artwork_by_El_Lissitzky_c1930.jpg

Poster for the Russian

\Documents and Settings\user\My Documents\My Pictures\manwithmoviecam.jpgKarya Lainnya

The Man with the Movie Camera

Diciptakan dalam bentuk poster oleh Vladimir dan Georgii Stenberg, anggota dari suatu kelompok seni pada awal Uni Soviet. Dibuat untuk mempromosikan suatu film. Karya ini menggunakan warna kontras, desain yang simple, dan bentuk geometris. Dalam gambarnya juga terdapat hubungan yang kuat pada karakter konstruktivisme, yaitu digunakannya gambar teknologi yang diwakilkan oleh kamera.

MENINJAU DE STIJ

Yang bahasa inggrisnya “the style” sebenernya adalah gerakan seni di taun2 1920an.
Konsep de stijl di awali oleh seorang piet mondrian
mon_17.jpg
yang beranggapan bahwa semua yg dilihat oleh manusia adalah semu,karena semua itu berasal dari dalam suatu individu. semua yang di luar seperti ke indahan dan kecantikan tidaklah kebenaran.
Piet menyimpulkan bahwa seni dan grafis yg ideal adalah warna2 dasar dan bentuk kotak dan garis2 lurus.
Paham Mondrian nih berkembang pas perang dunia pertama yang ga kunjung selesai.Di mulai dari 1 komunitas dan komunitas orang2 seni ini berusaha menjadi penyelamat dunia dengan menemukan sistim baru yang mereka harapkan untuk menciptakan keharmonisan baru dalam seni. Mereka mereka ini eksperimen pada abstraksi dan nyampur menyampur warna lalu mengurangi campurtangan bentuk di karya2 mereka.
Semua di buat gampang..Cuma garis2 vertikal & horizontal terus warna2nya juga yang primer kayak merah biru kuning..yang pastinya tetep aja item dan putih. Bayangin aja style ini membatasi para pelukis hanya dengan beberapa warna primer saja,lebih gila lagi..cuma garis garis vertikal dan horizontal saja..mereka mau mencari kesempurnaan dalam seni melalui destijl ini.jelas dengan terbatasnya warna dan bentuk,permainan komposisi yang menonjol disini
Composition With Yellow,B
Composition with yellow,blue, and red
lue, and Red Piet Mondrian Oil on Canvas

Pertama2 emang kiprah de stijl ini Cuma di kalangan pelukis2.karena emang dari sananya konsepnya kuat sama unsur abstrak dan Cuma 2 dimensi,tp belakangan artistektur dan interior mulai terpengaruh sama de stijl.
Seperti kata Pete Mondrian “de Stijl itu konsep 2 dimensi ideal!”. Tp The Van Doesburg tetep aja bersikeras ngotot menggunakan konsep itu ke arsitekturnya.
tapi lagi2 de stijl hanya menjadi sumber inspirasi dan pengolahan2 di bidang warna..bukan sebagai arsitekturnya sendiri.
cinedancing.jpg
Cine-Dancing
Van Doesburg 1928
Akhirnya De Stijl meredup karena perpecahan pendapat dari Piet Mondrian dan arsitektur Theo Van Doesburg . Piet lebih teoritis sementara doesburg lebih aplikatif.
Seniman2 yang ikut terlibat dalam de stijl
By: IVAN
gallery dan informasi tentang de stijl http://www.tarahuttongallery.com/De_Stijl_by_example_Tara_Hutton_Gallery.html

DE STIJL DI JAMAN SKRG

Cover band white stripes masih memakai unsur kuat dari de stijl

3314.jpg

45903558_645e8a1f53_m.jpg rumah di belanda yg masih berciri kuat de stijl masih ada sampe tahun 2008 ini sangat unik dan tidak ketinggalan jaman.

MENINJAU BAUHAUS
Bauhaus, adalah sebuah aliran (gaya) arsitektur yang didirikan oleh Walter Gropius pada tahun 1919. Pelopor International Style dan mengenalkan konsep “form follows function”, yaitu bentuk bangunan mengikuti fungsi yang ada pada bangunan tersebut. Bauhaus memiliki pengaruh besar terhadap arsitektur dunia. Bauhaus adalah sebuah ikon dari perkembangan Seni dan Arsitektur yang lahir akibat revolusi industri di daratan Eropa pada awal abad 20. Seni dan Arsitektur Bauhaus merupakan aliran dengan ideolog Perdamaian antara Seni dan Industri. Kelahiran Bauhaus didahului dengan terbentuknya Deutscher Werkbund pada 9 Oktober 1907 di Munchen, Jerman, yang digagas oleh 2 (dua) arsitek, Theodor Fischer dan Hermann Mutheseus.Deutscher Werkbund adalah nama kelompok diskusi yang terdiri dari seniman muda, arsitek muda, penulis muda, pengrajin muda dan kalangan industri, yang pada awal berdirinya, kelompok ini beranggotakan 12 seniman dan 12 pemilik industri dan dianggap kelompok kelas menengah waktu itu.Mereka ingin mencari solusi untuk meningkatkan kualitas produk-produk desain Jerman. Selain itu, diskusi ini juga mengarah pada usaha melepaskan diri dari idiom-idiom desain konservatif yang telah berkembang di daratan Eropa, termasuk Jerman selama berabad-abad, sehingga Deutscher Werkbund dikenal sebagai pionir Modernism dalam ranah arsitektur. Henry-Russel Hitchcock dan Philip Johnson lantas mempopulerkan Deutscher Werkbund sebagai The International Style pada pameran Arsitektur Modern di The Museum of Modern Art, New York, 1932.Akibat perbedaan ideologi, pada 1914 Deutscher Werkbund terpecah dua, menjadi kelompok Typisierung yang dipimpin Peter Behrens dan Mutheseus serta kelompok Kunstwollen yang dipimpin oleh Henry van de Velde, Hugo Haering, Hans Poelzig dan Bruno Taut. Arsitek muda Walter Gropius termasuk dalam kelompok Kunstwollen yang pada akhirnya mendirikan Bauhaus di kota Wiemar, Jerman, pada 1919. Kota Wiemar adalah sebuah Acropolis (Negara-Kota) berbentuk republik yang baru saja berdiri. Bauhaus merupakan hasil penggabungan dari 2 (dua) sekolah seni; Kunstgewerbeschule (Grand-Ducal Saxon School of Arts and Crafts) dan Hochschule fuer Bildendekunst (Grand-Ducal Saxon Academy of Fine Arts). Sistem pendidikan Bauhaus pada awalnya menyerupai sistem yang terdapat pada kuil-kuil Budha Shaolin dengan tema sentralnya di bidang desain. Para mahasiswa diberi pendidikan desain dengan metoda kerja-praktek yang diseling ritual latihan pernafasan, latihan fisik, meditasi, dan vegetarian serta memanfaatkan bengkel praktek dan kantin sebagai pusat interaksi sosial antarwarga Bauhaus, terutama antara master dan murid. Sistem ini diperkenalkan oleh Johannes Itten–seorang pelukis modern–yang bergabung sebagai pengajar di Bauhaus pada 1920 dan membina mahasiswa baru dalam kuliah-kuliah pendahuluan. Itten sebelumnya pernah belajar ilmu kebatinan dalam filsafat timur Persia Kuno. Metoda pendidikan yang berbau mistik ini berlangsung sampai Itten berhenti dari Bauhaus pada 1923. Kelahiran Bauhaus ditandai dua hal. Selain tuntutan dunia industri terhadap masalah-masalah desain yang lebih fleksibel dan bisa diproduksi secara massal, juga didorong revolusi desain dari kemunculan tren Gaya Art-Deco di Paris, Prancis, dan kelompok De-Stijl di Rotterdam, Belanda, pada periode yamg sama. Bauhaus lebih mengutamakan kepada penciptaan prinsip-prinsip dasar desain modern sedangkan Art-Deco lebih kepada hasil penerapannya. Tapi keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan karya desain sebagai milik semua kalangan masyarakat. Tidak terbatas pada kaum aristokrat. Sehingga dalam perkembangannya sulit dipisahkan pengaruh Bauhaus terhadap desain bergaya Art-Deco, terutama dibidang seni lukis, desain furnitur, desain tekstil dan fashion. Revolusi desain oleh Bauhaus berintikan penolakan secara formal terhadap sejarah seni yang disebut anti-historism pada masyarakat yang sangat konservatif–antitesis dari lembaga yang sama di Paris, Prancis, Ecole des Beaux Arts yang mengutamakan pendidikan sejarah seni–dan hal inilah yang memberi pengaruh sangat besar terhadap perkembangan desain dan industri di dunia sampai saat ini. Seni Bauhaus Pada awal berdirinya, Bauhaus memfokuskan diri pada masalah seni dan kerajinan, sehingga para pengajar di Bauhaus didominasi seniman dan perajin, terutama pelukis modern dibanding arsitek, walaupun pendirinya arsitek muda kawakan. Tokoh-tokoh seni di Bauhaus diantaranya Paul Klee, Oskar Schlemmer, Wassily Kandinsky, El Lissitzky, Lazlo Moholy-Nagly, Marcks, Feinninger, Munche Schlemmer, dan Johannes Itten. Mereka dikenal sebagai Master of Form dan kebanyakan berasal dari Rusia. Karya seni lukis Bauhaus kebanyakan berbentuk kubisme dan ekspresionisme yang merupakan pengaruh dari pelukis modern Rusia bergaya konstruktivisme. Pesatnya perkembangan industri dan meningkatnya kebutuhan alat rumah tangga–seiring perubahan dari tatanan masyarakat agraris ke masyarakat industri akibat dari revolusi industri–desain produk seperti furnitur dan alat rumah tangga lain yang kebanyakan didominasi bahan metal, kulit dan kaca, mulai mendapat perhatian di Bauhaus Eksperimen bentuk untuk produk-produk industri dikenalkan oleh tokoh muda Bauhaus, Josef Albert (1888-1976). Untuk produk furnitur, yang paling menonjol dan masih diproduksi sampai sekarang adalah karya desainer Marcel Bruer diantaranya Wassily Chair dan B32 Chair. Seni Bauhaus tetap menjadi literatur para desainer, baik dibidang furnitur, seni lukis, desain mode dan fashion sampai saat ini. Arsitektur Bauhaus Pada awal berdirinya Bauhaus di kota Wiemar, bidang arsitektur belum mendapat perhatian khusus. Para arsitek yang terlibat dalam ‘kuil desain’ Bauhaus hanya membicarakan arsitektur pada skala cabang-cabang desain berupa desain material bangunan. Setelah kepindahan Bauhaus dari kota Wiemar ke kota Dessau 1926, baru bidang arsitektur mendapat perhatian khusus. Hal ini mulai terlihat pada kampus baru Bauhaus di Dessau yang didesain oleh Walter Gropius dengan penampilan bangunan berbentuk kubus dengan atap datar serta a-simetris dan tanpa ornamentasi, yang sebenarnya mulai menjadi tren di Jerman waktu itu. Komponen bangunan terdiri dari pre-pabrikasi beton, beton bertulang, kaca dan metal dalam bentuk produksi massal. Gedung Bauhaus yang baru ini terdiri dari ruang studio, bengkel seni, teater, auditorium, gymnasium, ruang dosen dan kantin serta kantor berpraktek arsitek bagi Walter Gropius. Pada 1927 baru didirikan jurusan arsitektur yaitu setahun setelah pindah ke Dessau. Ketika kepemimpinan Bauhaus beralih dari Walter Gropius ke Hannes Meyer–seorang arsitek Swiss kawakan–pada 1928 program pendidikan arsitektur lebih terfokus pada permasalah kota, yaitu berdasarkan realitas sosial yang ada dimana terjadi permintaan akan pemukiman bagi para pekerja pabrik akibat pertumbuhan industri. Sehingga arsitektur yang tampil adalah berupa bagunan sederhana, murah dan dapat dibongkar pasang, termasuk furniturnya. Pada periode ini terdapat para pengajar bidang perkotaan antara lain Mart Stamp, Ludwig Hilberseimer dan Hannes Meyer sendiri. Dari 1930-1932 terjadi kemunduran berarti di Bauhaus yaitu pada masa kepemimpinan Ludwig Mies van der Rohe. Pada 1933 Bauhaus pindah ke kota Berlin dan ditutup pada tanggal 10 Agustus 1933 oleh pemerintahan NAZI. Tokoh-tokoh Bauhaus banyak yang berimigrasi ke Amerika Serikat termasuk Mies van der Rohe yang kembali menemukan popularitasnya di sana dengan menjadi pimpinan Illinos Institute of Technology di Chicago. Tokoh sentral Bauhaus yang tetap dikenang sampai sekarang dalam pendidikan arsitektur adalah Walter Gropius dan Hannes Meyer. Daya tarik dan nama besar Bauhaus telah membuat Yayasan Bauhaus di Dessau kembali mendirikan sekolah yang bernama Bauhaus Kolleg pada 1999, tetapi nafasnya sangat jauh berbeda dan semangat ini lebih kepada romatisme terhadap Bauhaus. Perlu dipahami bahwa pengertian arsitektur Bauhaus tidak terbatas pada jurusan arsitektur yang ada di Bauhaus, tetapi karya-karya arsitektur yang lahir bersamaan dengan Bauhaus yaitu dari arsitek yang aktif di Deutscher Werkbund. Arsitek-arsitek yang karyanya dianggap berideologi Bauhaus antara lain; arsitek Peter Behrens dengan karya AEG Turbin factory Assembly Hall (di Berlin 1908-1909), arsitek Hans Poelzig dengan karya Sulphuric Acid Factory (di Luban, 1911-1912), arsitek Walter Gropius, Adolf Meyer dan Edward Werner dengan karya Fagus Shoe last Factory (di Leine, 1910-1914), arsitek Erich Mendelsohn dengan karya Einstein Tower (di Postdam, 1920-1921) dan Schocken Department Store (di Stuttgart, 1926-1928), arsitek Fritz Hoger dengan karya Chile House (di Hamburg, 1922-1924), arsitek Adolf Loos dengan karya Goldman & Salalsch Building (di Vienna, 1909-1911), dan arsitek Bruno Taut dan Martin Wagner dengan karya Britz Estate (di Berlin, 1925-1927). Pada dasarnya arsitektur Bauhaus bercirikan denah yang signifikan dengan aktifitas dan fungsi antar ruang yang saling berkaitan–yang kebanyakan berupa bangunan pabrik–terbebas dari aturan gaya arsitektur dan ornamentasi. Selain itu juga berupa bangunan tinggi dengan mengekspos tangga atau elevator serta berdinding kaca. Dalam ranah arsitektur, pengaruh Bauhaus masih terasa sampai sekarang, karena Bauhaus telah berhasil membebaskan arsitektur dari tradisi lama berwujud greeko-roman yang historism, serta membuka jalan bagi perkembangan arsitektur modern. Walaupun sesudahnya mendapat kritikan yang tajam terhadap perkembangan arsitektur modern dengan stream–The International Style. Bagaimanapun Bauhaus telah menjadi pencetus ideologi baru di bidang desain, meskipun umurnya tidak begitu panjang. Termasuk terhadap perkembangan desain pada seni dan arsitektur di Indonesia. penulis adalah seorang arsitek, anggota ikatan arsitek indonesia
by: BAYU

MENINJAU FUTURISM

pandangan tentang masa depan, suatu pola pikir yang lebih jauh dari pada umumnya yg berkembang menjadi seni2 bertema futuristik dan modern terutama di tahun 1909 masehi.Pandangan yg jauh lebih mementingkan masadepan dari pada apapun.

AWAL FUTURISM

Berkembang di italy abad 20 dan pola pikir utamanya dari 2 negara ya itu italy dan russia walaupun ada pengikut ajaran futurism yaitu sperti inggris dan lain2.

PERKEMBANGAN

awal perkembangannya masi dengan medium seni seperti lukis,menggambar,musik,arsitek,teater dll

yaitu ada lah fillipo tommaso yang berperan dalam perkembangan futurism

yang berciri melawan alam/mengatasi alam dengan teknologi

ART:FUTURISM ART

300px-santelia01.jpg180px-plakat_mayakowski_gross.jpg

ARTIS FUTURISM

~ by salometd1 on March 14, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: